Program Studi Pascasarjana Magister Teologi STT Aletheia pada hari Kamis, 18 Desember 2025, pkl. 09.00 WIB telah mengadakan Ujian Tesis on-site bagi mahasiswa atas nama Edi Purwani (NIM: 06.091.23) dengan judul Kajian Historis Teologis Terhadap Konsep Keselamatan Menurut Konsili Trente dan Teologi Reformatoris.
Dalam penelitiannya, beliau menemukan bahwa konsep keselamatan baik oleh Konsili Trente maupun oleh Teologi Reformatoris, telah ditopang oleh konsep-konsep terdahulu yang satu sama lain saling berbeda. Dalam hal ini, konsep soteriologi kedua kubu telah ditopang oleh doktrin Antropologi, Teologi Proper, Kristologi, Eskatologi, dan Ekklesiologi yang saling bertolak belakang, sehingga bermuara pada terbentuknya konsep keselamatan yang berbeda.
Daftar dosen penguji tesis adalah sebagai berikut:
1. Pdt. Sia Kok Sin, D.Th. (Ketua Tim Penguji Tesis)
2. Ev. Tjiauw Thuan Alias Hali, Ph.D. (Pembimbing Tesis)
3. Pdt. Amos Winarto, Ph.D. (Penguji I)
Setelah melalui presentasi dan sesi tanya jawab yang seru, puji Tuhan, Edi Purwani dinyatakan LULUS dengan nilai yang memuaskan dan berhak untuk mengikuti upacara wisuda di bulan Agustus 2026 nanti.
Posted on 18 December 2025
Pada hari Kamis, 20 November 2025, pkl.
19.00 WIB telah
diadakan acara Malam Kesaksian kedua Tingkat 1 di ruang Chapel
Malam (Getsemani). Tema Malam kesaksian dari mahasiswa tingkat 1 angkatan masuk
2025/2026 adalah menceritakan bagaimana mereka mengalami Heart Restored Life Renewed di dalam proses panggilan mereka dan menjawab panggilan untuk menjadi hamba Tuhan
dan dipersiapkan selama 4 tahun di STT Aletheia.
Malam Kesaksian dihadiri oleh seluruh mahasiswa dan 4
orang dosen, dan dipimpin oleh saudari Silky Adella. Mahasiswa tingkat 1 yang bersaksi pada acara ini adalah Sdri. Novianty Margaretha, Sdri. Khintia Yusnita Laia, Sdri. Desty Krislian Gea, Sdra. Yosia Delfian, dan Sdra. Reynard Owen Adiel Moguntu. Acara ini diadakan secara hybrid sehingga bisa
diikuti on-site dan online melalui via zoom meeting. Kegiatan ini berakhir pada
jam 20.36 WIB dan mengajarkan kepada peserta bahwa kasih dan setia Tuhan tidak
akan pernah meninggalkan bahkan di saat kesusahan ataupun masa-masa gelap
sekalipun. Terpujilah nama Tuhan. Haleluya.
Posted on 28 November 2025
PERSETIA sebagai wadah Perkumpulan Sekolah-sekolah Teologi di Indonesia pada tanggal 27-31 Oktober 2025 telah mengadakan Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi di Indonesia (KNMTI) dengan tema Pastoral Care and Counseling in the Distruptive Era di STT Sriwijaya Palembang.
Era disruptif adalah masa perubahan yang yang secara fundamental mengubah kehidupan manusia dari sistem yang lama ke sistem yang baru. Salah satu kelompok yang paling terdampak oleh era ini adalah generasi muda. mereka hidup dalam dunia yang serba cepat, penuh tekanan sosial, dan kompetitif. Dan dalam kaitan dengan konseling pastoral, generasi muda saat ini perlu mengintegrasikan pemahaman teologis dengan kebutuhan nyata umat. STT Aletheia sebagai salah satu anggota PERSETIA yang aktif turut mengirimkan 2 orang mahasiswa untuk mewakili institusi. Kedua orang tersebut adalah Stephen Levi Agung Cahyono dan Devy Gracia Elvan Nailius.
Dalam kegiatan tersebut, PERSETIA mengundang narasumber yang tepat agar para peserta mampu memahami hakikat pelayanan pendampingan dan konseling pastoral dalam terang Injil serta dapat menerapkannya secara relevan dalam konteks perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang cepat. Berikut nama-nama narasumber dengan sub temanya:
• Pendampingan dan Konseling Pastoral di Era Disrupsi: Landasan Teologis dan Respons Kontekstual Gereja Masa Kini oleh Pdt. Indah Sriulina Ginting, M.Th., M.A.
• Pendampingan dan Konseling Pastoral di Era Digital: Memahami Bahasa dan Pelayanan yang Relevan bagi Generasi Digital oleh Pdt. Apolos Dwi Kristantyo, M.Th.
• Membangun Resiliensi Spiritual dan Komunitas Adaptif di Era Disrupsi oleh Pdt. Obertina M. Johanis, M.Th.
Kiranya melalui Konsultasi Nasional Mahasiswa Teologi di Indonesia (KNMTI) 2025 ini, generasi muda khususnya mahasiswa sekolah tinggi teologi dapat dipersiapkan untuk dapat dan mampu menghadapi tantangan di era ini.
Posted on 07 November 2025