Kita patut bersyukur kepada Tuhan yang senantiasa memelihara dan memberdayakan STT Aletheia hingga hari ini. Betapa tidak, di tengah besar dan ganasnya gelombang wabah COVID-19, kami masih diizinkan menyelenggarakan perhelatan penting dalam dunia akademik yaitu pelaksanaan wisuda. Seremoni penting tersebut memang sudah menjadi agenda tetap dalam kalender akademik STT Aletheia. Setelah menyelesaikan tugas-tugasnya, seluruh mahasiswa/i yang telah memenuhi persyaratan kelulusan menantikan hari yang paling bersejarah dalam perjalanan akademik serta pengalaman praktik lapangan mereka. Bulan Agustus merupakan momen sakral, baik bagi para mahasiswa/i maupun pihak kampus STT Aletheia untuk melangsungkan upacara wisuda.
Momen wisuda ke-47 dan ke-48 kali ini diselenggarakan secara daring. Hal ini berkaitan dengan diberlakukannya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat oleh pemerintah akibat semakin tingginya kasus penularan yang berdampak pada peningkatan jumlah korban jiwa karena virus korona. Akan tetapi, perhelatan acara wisuda yang diadakan pada hari Jumat, 13 Agustus 2021, pukul 10.00 WIB hingga selesai tetap meriah dan lancar. Acara tersebut juga diikuti secara antusias oleh seluruh dosen, wisudawan/wati dan orang tua/wali, perwakilan dari badan pengurus sinode GKT. Ratusan tamu dan undangan dari berbagai denominasi gereja, perwakilan dari badan-badan misi dalam dan luar negeri turut menyaksikan secara langsung melalui kanal youtube STT Aletheia. Hingga saat ini acara tersebut telah disaksikan ribuan orang.
Sebagai pemimpin/liturgos acara wisuda ke-47 dan ke-48 ini adalah Pdt. Linus Baito, M.Th. dan sebagai penyampai renungan adalah Pdt. Amos Winarto, Ph.D yang mengambil tema Between Scylla and Charybdis: Mapping Theological Education in the New Normal dengan nats Alkitab di 2 Timotius 2:24-25. Dalam renungannya, Pdt. Amos menyampaikan bahwa mitos Scylla dan Charybdis dipakai untuk menggambarkan dua bahaya dalam pendidikan teologi yang harus diwaspadai secara bersamaan. Scylla pendidikan teologi adalah bahaya intelektualisme, dan Charybdisnya adalah bahaya sentimentalisme. Lebih lanjut, beliau mengatakan bahwa Aletheia akan dimakan oleh monster Scylla ketika proses pendidikan teologinya bermanifestasi sebagai budaya keahlian. Budaya ini mendewakan kekuatan know-how (kecerdasan dan keterampilan). Sedangkan dalam 2 Timotius 2:24, Paulus tidak meminta Timotius untuk menjadi ahli dalam mengajar tetapi sebaliknya ia hanya memintanya untuk mampu mengajar. Bukan keahlian yang diperlukan, melainkan kemampuan. Alih-alih budaya keahlian, Aletheia harus mempromosikan budaya pembelajaran, yaitu budaya pembelajaran yang diterangi oleh Alkitab (biblically informed learning).
Daftar wisudawan/ti angkatan ke-47 dan ke-48 adalah sebagai berikut:
Prodi Pascasarjana Magister Teologi:
- Elvira Juli Yanti Zendrato
- Ernawati
- Hendra Stiya Budi
- Januar Hadi
- Natalia Maria Magdalena
- Yan Domu Marahongu
- Yohanes Setiawan
Prodi Sarjana Teologi:
- Andi Shalom Biha
- Andy Setiabudi
- Christian Nugroho
- Dicky Chandra
- Elwind Septyono
- Esti Setiasih
- Ezra Jitro Sia Nomseo
- Ferro
- Frengky Semuel Mbura
- Friska Br Bukit
- Ganda Pattun Doloksaribu
- Hilda Kartika Sari
- Hilkia Enggal Prenada
- Indra Sandarawati Balang
- Jerry Kurniawan
- Melisa Mewani Lassa
- Merlin Maisal
- Nanik Tri Rahayu
- Nathania Lyanti Handoyo
- Nora
- Priskila
- Rinto
- Robertho Sandersen Leonardy
- Suhendro Njoto
- Theodorosalia Wijaya
- Timotius Reynaldi
- William Sinatra
- Yunica Fitri Ani
- Yurningsih Zebua
Bersamaan dengan momen tersebut, juga dilaksanakan acara penandatanganan perpanjangan jabatan ketua STT Aletheia Lawang yang selama ini dijabat oleh Pdt. Dr. Agung Gunawan, Th.M. terhitung mulai 16 Agustus 2021 hingga 15 Agustus 2022. Penandatanganan dilakukan oleh Pdt. Kornelius A. Setiawan, D.Th. selaku ketua Sinode Gereja Kristus Tuhan (GKT) yang disaksikan secara langsung oleh seluruh wisudawan/wati beserta hadirin secara daring.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang turut mendukung baik secara langsung maupun tidak langsung, sehingga upacara wisuda kali ini dapat terlaksana. Marilah kita saling mendukung, mendoakan dan bergandengan tangan agar pekerjaan Tuhan semakin diperluas, serta berdampak bagi Indonesia tercinta; di dalam dan melalui para alumni STT Aletheia. Soli Deo Gloria.
Posted on 17 August 2021




