“Mendekatkan yang Jauh” menjadi pilihan tema bagi mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Youth Ministry. Kelompok Youth Ministry merupakan salah satu bagian kelompok yang dibentuk untuk melatih dan memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam bidang pelayanan secara daring dalam wadah Digital Ministry. Digital Ministry sendiri merupakan kegiatan mahasiswa STT Aletheia sebagai pengganti dari pelayanan praktik 2 bulan yang ditiadakan karena pandemi covid 19. Kelompok Youth Ministry dibimbing oleh 2 orang dosen STT Aletheia yaitu Bpk. Pdt. Linus Baito, M.Th. dan Bpk. Pdt. Alfius Areng Mutak, Ed.D.
Acara seminar ini telah selesai diselenggarakan pada 06 Juli 2021 dan diadakan secara daring yang diikuti oleh dosen, mahasiswa, alumni dan kaum muda dari berbagai denominasi gereja. Seminar dipimpin oleh Sdri. Kezia Ivanna Maramis dengan mengangkat tema Mendekatkan yang Jauh yang diambil dari nats Alkitab, yaitu dalam kitab Yakobus 4:8a dan kitab Mazmur 34:19a
Tak jarang setiap manusia terutama orang percaya meragukan kehadiran Tuhan di dalam hidupnya dan menganggap Tuhan itu jauh. Tuhan tidak jauh tetapi pikiran kita yang terlalu sempit. Mengapa sempit? Karena kita tidak pernah mencoba untuk mengubah arah pikiran kita kepada hal yang luar biasa. Kita hidup untuk memilih. Ketika kita memilih pikiran kita menganggap Tuhan itu jauh, maka seterusnya kita tidak bisa memikirkan bahwa sesungguhnya Tuhan itu dekat. Tetapi ketika kita memilih untuk memiliki pikiran yang menganggap Tuhan itu dekat, maka seterusnya, tidak hanya di pikiran tetapi di hati kita juga bisa terus menganggap Tuhan itu dekat. Ketika kita melakukan itu, kita juga harus mengubah pola pikir kita yang negatif menjadi positif. Setelah itu, kita juga harus menjaga relasi kita dengan sesama kita dan jangan pernah buat jarak atau batasan ketika kita sudah jauh. Berusahalah untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan dan sesama.
Jarak bukan masalah, karena yang jauh akan selalu terlihat dekat jika kita menganggap itu berharga.
Tujuan acara ini diselenggarakan adalah ingin menyatukan pemuda/i gereja dari berbagai denominasi gereja untuk menjadi satu atau mendekatkan yang jauh lewat media zoom dan youtube dengan bentuk persekutuan dan Pendalaman Alkitab.
Soli Deo Gloria.
Posted on 29 July 2021
Topik pengusiran roh-roh jahat (Eksorsisme) menjadi pokok
bahasan yang sangat dicari dan diperdebatkan karena keunikannya apalagi jika
dihubungkan dengan kondisi sekarang ini yang banyak beredar kabar bohong
tentang covid 19 merupakan salah satu perbuatan roh jahat. Bertolak dari
hal-hal inilah, maka Program Studi Pasca Sarjana Magister Teologi STT Aletheia
mengadakan Kuliah Padat secara online (zoom meeting) dengan tema Isu-isu
Kontemporer Studi Biblika: Pengusiran Roh-roh Jahat (Eksorsisme) dalam Injil
Sinoptik (khususnya Injil Markus), dan
Topik Biblika lainnya. Kuliah padat dengan pembicara Pdt. Andreas Hauw, D.Th.
(beliau adalah salah satu dosen dari STT SAAT Malang) diselengggarakan dalam 3
sesi, yaitu sesi I (19-21 Juli 2021), sesi 2 (26-28 Juli 2021), dan sesi 3
(02-04 Agustus 2021).
Dalam deskripsi kuliahnya, Pdt. Hauw mengatakan bahwa mata
kuliah ini membahas topik mukjizat yaitu pengusiran roh-roh jahat (eksorsisme)
dalam Injil Sinoptik yang secara khusus difokuskan dalam Injil Markus.
Pembahasan topik ini diperkenalkan lewat dua sarjana, yaitu Graham H. Twelftree
dan Cheryl S. Pero, yang merepresentasikan dua pendekatan berbeda. Lalu,
pembahasan dilanjutkan dengan tujuan memperkenalkan mahasiswa kepada
pengembangan metodologi untuk menganalisis topik yang sama (eksorsisme).
Akhirnya, kuliah ini akan ditutup dengan mengemukakan/menjelaskan topik yang
sama namun dengan eksplorasi analisis menurut pengampu kuliah.
Dengan demikian, Pdt. Hauw mengharapkan peserta kuliah padat
tersebut tidak saja mempelajari topik
eksorsisme yang mengerucut namun juga mempelajari bagaimana bisa
menganalisisnya sehingga mahasiswa dapat mengembangkannya (juga untuk
topik-topik lain Injil Sinoptik) untuk keperluan tugas gerejawi dan akademis.
Posted on 22 July 2021
Pandemi covid 19 telah berlangsung lebih dari satu setengah tahun hingga sekarang, dan kehidupan manusia secara umum telah jauh berubah dari sebelum pandemi. Munculnya virus covid 19 varian baru membuka seluruh manusia untuk lebih waspada dan mengubah pola hidupnya.
Dari berita yang tersebar di media massa seperti televisi dan koran nasional, bahkan korban karena tertular virus covid 19 makin masif dan di Indonesia sendiri telah menembus angka 2.500.000 lebih. Oleh karena itu, mari bersama kita mengangkat tangan dan memohon pertolongan dari Tuhan untuk mengakhiri pandemi ini. Kita percaya bahwa hanya Tuhan yang mampu melawan keganasan virus ini.
STT Aletheia, pada hari Sabtu, 10 Juli 2021, pkl. 09.00 wib - selesai secara daring menggelar acara Doa Bagi Kampus & Negeri dengan pembicara Pdt. Amos Winarto, Ph.D. Beliau dalam nats Alkitab yang diambil dari Markus 9:14-29 bahwa doa yang sungguh-sungguh pasti akan didengarkan oleh Tuhan, dan beliau juga menjelaskan tentang penghalang doa, antara lain: Tidak fokus, ragu-ragu (kurang yakin), putus asa karena mengharapkan hasil yang tidak kunjung terlihat, dan karena gangguan Iblis.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Badan Ekekutif Mahasiswa (BEM) sie Rohani diperuntukkan untuk kalangan internal saja dan diikuti oleh seluruh dosen, mahasiswa, dan staf STT Aletheia secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom meeting. Banyak hal yang didoakan di antaranya untuk bangsa dan negara, petugas medis, perekonomian masyarakat Indonesia, bahkan berdoa pula untuk gereja-gereja seluruh Indonesia.
Kiranya Tuhan mendengar dan bertindak sesuai waktu dan kehendak-Nya bagi kita semua. Amin.
Posted on 13 July 2021